Computer software and hardware support solution

Google Tanamkan Pelacak di 92 Persen Website

Google Tanamkan Pelacak di 92 Persen Website

Sebuah studi dari knowprivacy.org, yang dilakukan di bulan Maret lalu, Google telah membuat pelacak user di 92 persen situs Internet dari top 100 situs dan sekitar 88 persen dari 400,00 domain. Dengan menggunakan plug-in browser Firefox bernama Ghostery, 3 mahasiswa lulusan School of Information, di University of California, Berkeley, yang telah menguji penggunaan cookies, dan pelacak lainnya di domain 393,829 yang berbeda di web, dan hasilnya tracker dari Google telah tampil di 348,059 di antaranya.

Sementara itu, Google Analytics telah digunakan di lebih dari 71 persen domain. Sedangkan Google AdSense telah digunakan di lebih dari 35 persen situs, juga Google DoubleClick yang digunakan di lebih dari 26 persen situs di Internet. Sementara itu, di bulan April, masih dari situs yang sama, menunjukkan hasil bahwa tracker Google tampil di 80 persen dari 766,000 domain yang berbeda di Internet. Inilah yang membuat para peneliti di situs knowprivacy.org menyatakan Google sebagai pemain paling dominan di market tracking.

Sedangkan cookies untuk layanan Microsoft Atlas, yang menjadi competitor Google DoubleClick menempati posisi 60 persen dari 100 top website, jauh bila dibandingkan dengan porsi 70 persen yang dimiliki DoubleClick. “Kami tidak mengklaim bahwa Google menyatukan informasi dari berbagai layanan trackingnya ke dalam pusat database, walaupun sebenarnya hal tersebut dapat terjadi.” menurut peneliti yang tertulis dalam situs knowprivacy.org.

Sementara Google mengungkapkan bahwa cookies Google Analytics berbeda untuk setiap situs yang menggunakan layanan tersebut, sehingga tidak bisa melacak user antar situs yang berbeda. Namun, untuk layanan iklan Google DoubleClick AdSense adalah area ‘abu-abu’, karena keduanya menggunakan cookies yang identik.

Menurut study tersebut, hanya 36 dari 50 website yang diketahui menggunakan web bug third-party di policy privacy mereka, dan semua 36 website tersebut menyatakan bahwa policy mereka tidak meliputi tracking third-party, sementara situs lainnya, juga menyangkal adanya keberadaan tracker tersebut.



share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Tiny Tux, Published at 10:04:00 PM